Jasa konsultan Digital Marketing, SEO dan Online Advertising jakarta..
Contact us now +021 788 83833
Mobile +62856 5149 6048
info@adslinkmedia.com
Adslinkmedia | Konsultan Digital Marketing
Title Image

Blog

Home  /  Marketing   /  2 Tips Penting strategi Media Sosial di tahun 2018

2 Tips Penting strategi Media Sosial di tahun 2018

Facebook, Instagram, Twitter, dan jaringan media sosial populer lainnya terus memperbarui platform mereka, oleh karena itu sangat penting bagi pemasar untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru di ruang media sosial.

Jadi, untuk membantu Anda mempersiapkan perubahan yang akan terjadi, ada 2 tren media sosial utama yang perlu Anda ketahui.

Posting Video

Tidak ada posting media sosial yang lebih menarik perhatian selain konten video yang bagus. Entah Anda memasarkannya di YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, atau Snapchat, sepertinya statistik keterlibatan video sosial akan tinggi pada tahun 2018.

Jika Anda tidak yakin, statistik video media sosial ini membuktikan mengapa video layak untuk diperhatikan:

Pemirsa YouTube menonton satu miliar jam video setiap hari
Pengguna Facebook mengkonsumsi lebih dari 8 miliar video setiap hari
82% penonton Twitter melihat konten video.
Ada berbagai macam format yang dapat diambil konten video ini, dari video 360 derajat hingga streaming langsung. Hal ini memberi tim pemasaran sejumlah fleksibilitas yang tinggi dalam merencanakan kampanye video.

Satu hal yang perlu diingat, bagaimanapun, adalah bahwa ponsel selalu lebih utama. Lagipula, 90% tayangan video Twitter dan 60% penayangan YouTube kini ada di pengguna di perangkat seluler.

Komunitas pemasaran telah melihat tulisan di dinding — 65% pemasar sedang mempersiapkan untuk meningkatkan anggaran mereka agar iklan mobile lebih fokus pada video dalam beberapa bulan ke depan.

Penggunaan Chatbot

2018 akan menjadi tahun dimana perusahaan perlu mulai memikirkan bot media sosial.

Chatbots telah ada selama bertahun-tahun, namun baru akhir-akhir ini penggunaannya meningkat pesat. Semakin banyak Brand yang bekerja menggunakan chatbots untuk mendapatkan dukungan pelanggan dan menyempurnakan strategi pemasaran chatbot mereka.

Saat ini, chatbots banyak digunakan untuk layanan pelanggan — 61% interaksi konsumen-chatbot berpusat di seputar pertanyaan seputar layanan pelanggan. Masa depan bot terlihat cerah juga, dengan sekitar 85% interaksi pelanggan dikelola oleh chatbots pada tahun 2020.